SALAM SEHAT – Dukungan hidup mengacu pada perawatan dan teknik yang dilakukan dalam keadaan darurat untuk mendukung kehidupan setelah kegagalan satu atau lebih organ vital.
Berkaitan dengan hal tersebut, Plt. Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty membuka kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Pegawai Medis dan Non Medis pada RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Jumat (08/07/2022).

Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah Serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiacarrest).

Tindakan pertolongan pertama ini bermanfaat untuk mencegah pernapasan dan sirkulasi darah berhenti dan memberikan bantuan dari luar terhadap sirkulasi darah dan pernapasan korban henti jantung atau henti napas melalui Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Kegiatan pelatihan ini diawali dengan Pre Test terkait pengetahuan pegawai non medis RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua terhadap BHD, dilanjutkan dengan materi BHD yang dibawakan oleh dr. Pande Kurniasari, Sp.An, selanjutnya Demo BHD diikuti dengan simulasi dan diakhir kegiatan dilakukan Post Test BHD untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadapat pelatihan yang telah dilaksanakan.

Untuk diketahui, Pelatihan BHD hari ini dilakukan dalam 2 sesi yakni sesi 1 pada jam 08.30 Wita dan sesi 2 pada jam 13.00 Wita. Kegiatan BHD akan kembali dilakukan pada tanggal 21-23 Juli 2022 bagi tenaga Medis RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *